| My Blog | Maktabah | Kamus | Audio | Thanks To |


..::Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.. Ahlan wa Sahlan di Abu Aufa Homepage, Untuk melihat Menu Al Qur'an dan Radio Streaming install terlebih dahulu Adobe Flash Player bisa download disini Flash Player::..

..:: Mesin Pencari as-Sunnah ::..

---------------------------------------------------


Bagaimana Bila Ajal Tiba

Posted by Abu Aufa on Jan 23rd, 2008
2008
Jan 23

BAGAIMANA BILA AJAL TIBA

Peringatan penting wahai Saudaraku seagama…. !!

Wahai orang yang memperhatikan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala :

قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ

“ Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. ”( At-Tahrim : 6 )

Inilah peringatan dari orang yang mencintaimu, rindu kepadamu, bacalah dengan pandangan yang adil, jauh dari hawa nafsu, fikirkanlah dimanakah posisimu ?

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ

“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman ,untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan pada kebenaran yang telah turun (kepada mereka) ” (Al Hadid : 16 ) Continue Reading…… »

Hukum Main Catur

Posted by Abu Aufa on Jan 15th, 2008
2008
Jan 15

HUKUM MAIN CATUR

أبو عائشة الجوزاء

Ibnu Muflih berkata : “Catur yang dalam bahasa Arab disebut الشطرنج adalah perjudian bangsa asing, hukumnya haram sebagaimana dikatakan oleh shahabat Ali bin Abi Thalib, Abu Musa, Abu Sa’id, dan Ibnu ‘Umar. Permainan catur ini lebih keras bahayanya daripada dadu” (Lihat Al-Mubdi’ bi Syarhi Muqni’ 10/223).

Ibnu ‘Umar berkata :

إن الشطرنج شر من الند

“Sesungguhnya permainan catur lebih jelek daripada dadu” (Syu’abul-Iimaan 5/241, Tafsir Ibnu Katsir 2/86). Continue Reading…… »

Doa Naik Kendaraan

Posted by Abu Aufa on Jan 15th, 2008
2008
Jan 15

Bismillah

DOA NAIK KENDARAAN

 

بِسْمِ اللهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ {سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ} الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

“Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah, Maha Suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari Kiamat). Segala puji bagi Allah (3x), Maha Suci Engkau, ya Allah! Sesungguhnya aku menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sesung-guhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.” (HR. Abu Dawud 3/34, At-Tirmidzi 5/501, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/156)

..:: Dikutip dari Hisnul Muslim ::..

Saatnya Hidayah Menyapa Rumahku

Posted by Abu Aufa on Jan 14th, 2008
2008
Jan 14